Langsung ke konten utama

Semua kupu-kupu

Sekian lama hampir 3 tahun kamera DSLT ku tidak disentuh, lega rasanya sudah mulai berburu objek foto kembali. Oh iya... perkenalkan kamera saya bukan kamera full frame, tapi masih pakai kamera dengan sensor APS-C Sony DSLT A77, kamera jadul sudah ketinggalan jaman umurnya sudah ada 13 tahun. Semua yang aku foto kupu-kupu, sebagian ada yang pakai lensa macro tamron 60mm dan lensa tamron 70-300mm.  Foto kupu-kupu itu paling susah, didektin terbang engga dideketin hinggap. Jadi paling enak pakai lensa tele tamron 70-300mm bisa bidik agak jauh dikit, tidak mengganggu kupu-kupu yang sedang sibuk. Pakai tele juga kalau tidak bisa nahan, bisa goyang-goyang, seninya harus tahan nafas hahaha... Tamron 70-300mm emang sudah jadul, tapi AF/MF nya masih OK banget.  Kalau pakai lensa macro Tamron 60mm agak repot soalnya harus mendekati objek, kalau kupu-kupunya jinak dan diem sih OK, kalau engga? belum di foto udah terbang deh kupu-kupunya.  

Mengapa saya masih suka foto pakai kamera iPhone 12


Mengapa saya masih suka foto pakai kamera iPhone 12, karena kecepatan shutter-nya sama dengan kamera dslr atau kamera mirrorless. Jika ada momen penting yang harus buru-buru di foto, bisa langsung cepat foto tanpa ada leg/jeda dan bisa foto berturut-turut tanpa henti. Bukan cuma iPhone 12 saja loh... dulu saya pakai iPhone 5 juga sama bagusnya. Inti dari maksud saya adalah ketika tekan tombol shutter secara berturut-turut pakai iPhone hampir tidak ada jeda sama sekali (bukan promosi ya). 

Selain itu dilengkapi dengan kamera wide dan ultra wide, bukaan wide f/1.6 dan ultra wide f/2.4 bidang pandang 120 derajat, ini yang paling sering saya pakai kalau pas lagi foto pemandangan atau foto dalam ruangan sempit. Ringkas dan kecil juga jadi pendukung untuk street photography dan pas lagi jalan-jalan bareng keluarga.


Ini hasil foto pakai wide kamera iPhone 12


Anti getarnya juga mantap engga perlu pakai tripod.



 Sekali lagi ini bukan iklan atau promosi ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya dari balik jendela

TOKOAYAID  |  ASSAMI-HQ  |  INSTAGRAM  |  FACEBOOK  |  YOUTUBE Foto ini menggunakan camera handphone, cahaya dari balik jendela yang paling saya sukai apalagi cahaya dari balik jendela itu terlindung oleh gordeng putih tembus pandang, cahayanya pasti lembut banget. Bisa juga sih tanpa pelindung cahaya langsung dari balik jendela tetapi ada perbedaannya, bayangan yang jatuh pada benda lebih tebal atau lebih gelap.  Maka dari itu saya suka sekali coba foto-foto kalau pas lagi dekat jendela, apalagi kalau pas lagi ditempat makan, makannannya bisa jadi objek foto.

Minum kopi itu harus bareng gorengan

Minum kopi itu harus bareng gorengan, bukan goreng tahu sama tempe, engga nyambung tahu...?

Chizuti Cheese Drink (Portfolio)